Selasa, 01 Februari 2011

ardyansyah (9d) new

Sekilas Tentang "Pendidikan" Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan meliputi pengajaran keahlian khusus, dan juga sesuatu yang tidak dapat dilihat tetapi lebih mendalam yaitu pemberian pengetahuan, pertimbangan dan kebijaksanaan. Salah satu dasar utama pendidikan adalah untuk mengajar kebudayaan melewati generasi. Jenjang pendidikan Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan. 1. Pendidikan anak usia dini Mengacu Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 1 Butir 14 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. 2. Pendidikan dasar Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah. 3. Pendidikan menengah Pendidikan menengah merupakan jenjang pendidikan lanjutan pendidikan dasar. yang harus dilaksanakan minimal 9 tahun 4. Pendidikan tinggi Pendidikan tinggi adalah jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program pendidikan diploma, sarjana, magister, doktor, dan spesialis yang diselenggarakan oleh [[perguruan tinggi Mata pelajaran pada perguruan tinggi merupakan penjurusan dari SMA, akan tetapi semestinya tidak boleh terlepas dari pelajaran SMA Materi pendidikan Materi Pendidikan harus disajikan memenuhi nilai-nilai hidup. nilai hidup meliputi nilai hidup baik dan nilai hidup jahat. penyajiannya tidak boleh pendidikan sifatnya memaksa terhadap anak didik, tetapi berikan kedua nilai hidup ini secara objektif ilmiah. dalam pendidikan yang ada di Indonesia tidak disajikan nilai hidup, sehingga bangsa Indonesia menjadi kacau balau seperti sekarang ini. Jalur pendidikan Jalur pendidikan adalah wahana yang dilalui peserta didik untuk mengembangkan potensi diri dalam suatu proses pendidikan yang sesuai dengan tujuan pendidikan. 1. Pendidikan formal Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi. 2. Pendidikan nonformal Pendidikan nonformal meliputi pendidikan dasar, dan pendidikan lanjutan. a. Pendidikan dasar mencakup pendidikan keaksaraan dasar, keaksaraan fungsional, dan keaksaraan lanjutan paling banyak ditemukan dalam pendidikan usia dini (PAUD), Taman Pendidikan Al Quran (TPA), maupun Pendidikan Lanjut Usia. Pemberantasan Buta Aksara (PBA) serta program paket A (setara SD), paket B (setara B) adalah merupakan pendidikan dasar. b. Pendidikan lanjutan meliputi program paket C(setara SLA), kursus, pendidikan vokasi, latihan keterampilan lain baik dilaksanakan secara terogranisasi maupun tidak terorganisasi. Pendidikan Non Formal mengenal pula Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai pangkalan program yang dapat berada di dalam satu kawasan setingkat atau lebih kecil dari kelurahan/desa. PKBM dalam istilah yang berlaku umum merupakan padanan dari Community Learning Center (CLC)yang menjadi bagian komponen dari Community Center. c. Pendidikan informal Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Jenis pendidikan Jenis pendidikan adalah kelompok yang didasarkan pada kekhususan tujuan pendidikan suatu satuan pendidikan. 1. Pendidikan umum Pendidikan umum merupakan pendidikan dasar dan menengah yang mengutamakan perluasan pengetahuan yang diperlukan oleh peserta didik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bentuknya: Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). 2. Pendidikan kejuruan Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Bentuk satuan pendidikannya adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).jenis ini termasuk ke dalam pendidikan formal. 3. Pendidikan akademik Pendidikan akademik merupakan pendidikan tinggi program sarjana dan pascasarjana yang diarahkan terutama pada penguasaan disiplin ilmu pengetahuan tertentu. 4. Pendidikan profesi Pendidikan profesi merupakan pendidikan tinggi setelah program sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memasuki suatu profesi atau menjadi seorang profesional. Salah satu yang dikembangkan dalam pendidikan tinggi dalam keprofesian adalah yang disebut program diploma, mulai dari D1 sampai dengan D4 dengan berbagai konsentrasi bidang ilmu keahlian. Konsentrasi pendidikan profesi dimana para mahasiswa lebih diarahkan kepada minat menguasai keahlian tertentu. Dalam bidang keahlian dan keprofesian khususnya Desain Komunikasi Visual terdapat jurusan seperti Desain Grafis untuk D4 dan Desain Multimedia untuk D3 dan Desain Periklanan (D3). Dalam proses belajar mengajar dalam pendidikan keprofesian akan berbeda dengan jalur ke-sarjanaan (S1) pada setiap bidang studi tersebut. 5. Pendidikan vokasi Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu maksimal dalam jenjang diploma 4 setara dengan program sarjana (strata 1). 6. Pendidikan keagamaan Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan dasar, menengah, dan tinggi yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan dan pengalaman terhadap ajaran agama dan/atau menjadi ahli ilmu agama. 7. Pendidikan khusus Pendidikan khusus merupakan penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah (dalam bentuk Sekolah Luar Biasa/SLB). Filosofi pendidikan 1. Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. 2. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran. 3. Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, "Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya." 4. Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam -- sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka -- walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi. Kualitas pendidikan Ada dua faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan -- khususnya di Indonesia -- yaitu: 1. Faktor internal, meliputi jajaran dunia pendidikan baik itu Departemen Pendidikan Nasional, Dinas Pendidikan daerah, dan juga sekolah yang berada di garis depan.Dalam hal ini,interfensi dari pihak-pihak yang terkait sangatlah dibutuhkan agar pendidikan senantiasa selalu terjaga dengan baik. 2. Faktor eksternal, adalah masyarakat pada umumnya.Dimana,masyarakat merupakan ikon pendidikan dan merupakan tujuan dari adanya pendidikan yaitu sebagai objek dari pendidikan. Sumber : id.wikipedia.org AGAR ANGGARAN HIBURAN TIDAK KEBABLASAN Kali ini, saya akan berbicara tentang hiburan. Ya, bicara tentang hiburan. Tak bisa dipungkiri bahwa hiburan memang tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Memang sih, selama ini hiburan seringkali diartikan secara sempit, seperti nonton film atau nonton konser. Tapi sebenarnya, perlu dipahami bahwa arti hiburan itu sendiri sebetulnya luas lho. Misalnya nih: Anda datang ke bioskop untuk menonton film, itu sudah termasuk hiburan. Anda mendengar musik di radio tape Anda di rumah, itu juga sudah hiburan. Anda pergi ke restoran dan makan bersama teman-teman Anda, itu juga hiburan. Apa lagi? Banyak, kan? Apa pun itu, asalkan sifatnya bisa menghibur diri Anda sendiri, bisa dikatakan sebagai hiburan. Entertaint kata kerennya. Masalahnya, yang namanya hiburan itu butuh biaya. Katakan saja kalau Anda nonton di bioskop, Anda bisa keluar uang sekitar Rp 10.000 - 25.000 untuk satu orang. Memang sih, kelihatannya cukup murah. Tetapi dalam satu bulan, Anda kan tidak mungkin hanya nonton saja? Coba lihat, apakah daftar pengeluaran hiburan di bawah ini kelihatannya mirip-mirip dengan kondisi Anda atau tidak. PENGELUARAN HIBURAN SELAMA BULAN FEBRUARI 2004 1.Nonton Bioskop, 2 orang :Rp 30.000 2.Beli CD Musik Original, 2 keping :Rp 80.000 3.Beli Kaset, 3 buah :Rp 60.000 4.Makan di luar 5 kali dalam sebulan (dengan teman-teman sekantor, pasangan, serta keluarga) :Rp 500.000 5.Beli VCD, 3 buah :Rp 150.000 -------------- Total :Rp 820.000 Lumayan juga, kan jumlahnya? Memang, itu cuma contoh. Beberapa dari Anda mungkin ada yang punya pengeluaran hiburan yang lebih kecil. Tapi pasti banyak juga yang bisa jauh lebih banyak. Dan tulisan saya kali ini tidak bertujuan untuk menyalahkan pengeluaran yang telah Anda keluarkan untuk hiburan, karena biar bagaimanapun, sebagai manusia biasa, kita juga perlu mengistirahatkan pikiran kita dari pekerjaan sehari-hari yang menumpuk. Dan hiburan adalah salah satu aktivitas yang bisa kita lakukan. Artinya, hiburan juga bisa membantu kita mengisi baterai kita sebelum kita mengerjakan kembali aktivitas kita sehari-hari. Jadi, apa yang perlu Anda lakukan adalah dengan tetap menge luarkan uang untuk hiburan Anda sehari-hari. Hanya kali ini, cobalah melakukannya secara cerdas. Mari kita bahas satu per satu. Nonton Film Pada saat ini, nonton film bisa dikatakan sebagai aktivitas hiburan yang paling banyak penggemarnya. Dunia hiburan film kita pada saat ini masih didominasi oleh film-film Hollywood, mulai dari film drama, suspense, detektif sampai action. Kalau Anda senang menonton film sebagai sarana hiburan Anda melepas lelah setelah seminggu bekerja, mungkin inilah hiburan yang biasanya Anda lakukan minimal sebulan sekali, mengingat hampir setiap bulannya selalu saja ada film bagus yang diputar. Namun ada cara yang lebih murah adalah menyewa atau membeli VCD jauh lebih murah daripada kalau Anda harus nonton ke bioskop. Iya dong, kalau nonton di bioskop bisa Rp 10.000 s/d 25.000 untuk satu orang, mungkin dengan harga yang sama Anda bisa menyewa 2 atau 3 VCD. Atau, kalau VCD tersebut Anda beli, Anda tinggal menambah beberapa puluh ribu rupiah lagi, dan VCD itu bisa Anda tonton sepuas-puasnya. Jadi, urut-urutan dari yang paling mahal sebagai berikut: Nonton di bioskop (paling mahal), Beli VCD (lebih murah), Sewa VCD (paling murah) Memang sih, masing-masing pengeluaran di atas ada kelebihan dan kekurangannya. Nonton di bioskop memang mahal, tetapi jelas akan menimbulkan sensasi tersendiri. Suara film yang sangat jernih, keras, dengan layar yang sangat lebar, plus suasana temaram, dengan kelompok orang yang juga menonton bersama-sama Anda dan mengeluarkan ekspresi yang sama dengan Anda, bagi sebagian orang sangat mengasyikkan. Beli VCD? Jelas tidak akan mendapatkan suasana bioskop, walaupun - kalau VCD yang Anda beli adalah original - mutu gambar yang akan Anda dapatkan biasanya sama bagusnya. Tetapi ini jelas jauh lebih murah karena filmnya bisa Anda putar berkali-kali sampai VCD Player Anda rusak. Sewa VCD bagaimana? Paling murah memang, tapi Anda paling-paling hanya bisa menontonnya beberapa hari. Belum kalau VCD yang Anda sewa adalah VCD bajakan. Lalu yang mana yang harus Anda pilih? Berikut sejumlah tips agar kocek Anda untuk nonton film tidak perlu terlalu banyak keluar: 1. Kalau Anda belum pernah menonton film dengan judul tertentu, dan Anda ingin sekali menontonnya, mungkin menyewa VCD bisa jadi yang paling murah. Karena kalau ternyata film tersebut jelek, toh Anda tidak keluar terlalu banyak uang kan? 2. Beli VCD kalau memang Anda yakin bahwa film tersebut cukup baik, dan layak Anda koleksi. Jangan membeli semua VCD dari semua film yang ingin Anda tonton. 3. Sesekali, tetaplah datang ke bioskop. Tetapi jaga jangan sampai berlebihan. Cukup 2 - 3 sebulan. Selebihnya, Anda toh punya VCD Player yang bisa Anda manfaatkan kan? Dengar Musik Anda suka musik? Kalau Anda suka musik, Anda mungkin juga menganggap musik sebagai salah satu alternatif hiburan pelepas lelah. Hanya ada dua pilihan untuk mendengarkan musik, beli kaset atau CD. Kualitas CD memang jauh lebih bagus dibanding kaset, begitu juga harganya, lebih mahal. Nah, tips di bawah ini bisa Anda pakai untuk menimbang-nimbang untuk memutuskan membeli kaset atau CD. 1. Karena harga CD lebih tinggi, tak ada salahnya Anda hanya membeli CD kalau memang Anda yakin bahwa lagu-lagunya cukup enak untuk dinikmati dari sebuah CD. Sayang kan, kalau Anda membeli CD dengan harga yang cukup tinggi tetapi lagu-lagunya biasa-biasa saja. 2. Budget, budget, budget. Anggarkan pengeluaran Anda. Coba batasi berapa pengeluaran maksimal yang akan Anda lakukan setiap bulannya untuk membeli kaset atau CD. Tentu saja, anggaran tidak dibuat untuk membatasi kenikmatan Anda. Tetapi anggaran dibuat agar Anda bisa merencanakan apakah gaji Anda bulan depan akan habis hanya untuk hiburan yang satu ini atau tidak. Coba batasi, mungkin Rp 100 ribu sebulan, 300 ribu sebulan, atau 400 ribu sebulan. Terserah Anda. Yang penting: batasi, dan patuhi batas itu. Makan di Luar Wah... tidak bisa dipungkiri nongkrong di kafe/resto seringkali menjadi hiburan pelepas lelah. Mereka datang untuk mencari suasana. Contohnya, kalau Anda pergi bersama teman-teman sekantor, Anda mungkin akan datang ke tempat-tempat yang enak digunakan untuk acara makan ramai-ramai, plus musik yang dimainkan oleh band dengan tiga orang vokalis. Mungkin bukan makannya yang Anda cari, tetapi suasana riuhnya. Atau, kalau Anda pergi bersama keluarga, mungkin Anda akan datang ke resto yang sedikit lebih tenang, karena biasanya anggota keluarga Anda terdiri dari mereka yang umurnya berbeda-beda, dan biasanya anggota keluarga yang tertua tidak begitu menyukai suasana Resto yang terlalu ramai. Bisa juga Anda pergi bersama pasangan, dan Anda mencari tempat yang sangat tenang, temaram dan romantis. Semua itu adalah hiburan, yang tentu saja Anda harus mengeluarkan kocek yang mungkin tidak sedikit untuk itu. Bicara soal harga, biasanya uang yang harus Anda keluarkan akan sangat bergantung pada tempat yang Anda datangi. Semakin bagus dan mewah tempat itu, biasanya uang yang harus Anda keluarkan akan semakin mahal. Tetapi jangan lupa bahwa hal itu biasanya cukup sebanding, karena suasana biasanya mahal harganya. Tentu saja, saya tidak akan menyarankan agar Anda datang ke tempat yang murah dibanding ke tempat yang mahal, karena biasanya masing-masing tempat makan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Tetapi dibawah ini ada sejumlah tips yang mungkin bisa membantu: 1. Kalau Anda pergi beramai-ramai, jangan lupa bahwa biasanya rombongan Anda tidak terlalu peduli tempat makan macam apa yang akan didatangi: apakah restoran mewah di sebuah gedung perkantoran, restoran fast food di lantai dasar pertokoan, atau tempat makan kaki lima di pinggir jalan. Jadi, kalau Anda pergi beramai-ramai dan harus membayari makan rombongan Anda (atau minimal Anda membayar sendiri-sendiri), jangan menganggap bahwa Anda harus selalu mengajak mereka ke tempat yang mahal. Asalkan bersih, biasanya itu sudah cukup. Tidak perlu yang terlalu mahal. Toh, Anda ingin mendapatkan suasana kebersamaannya, kan? 2. Sama seperti musik, tak ada salahnya pengeluaran ke kafe/resto juga Anda anggarkan. Tidak perlu terlalu sedikit, tetapi juga jangan besar-besar sekali. Paling tidak, Anda perlu pergi makan ke luar sesekali agar tidak bosan terus-terusan makan di rumah. Karena biasanya makan ke luar lebih menuruti kata perut Anda daripada akal sehat Anda. Bagus juga kalau bentuk anggaran Anda ke kafe/ resto tidak dibatasi dalam jumlah uangnya, tetapi dalam frekwensinya. Misalnya, coba batasi pergi ke kafe/resto sekitar 1-2 kali saja seminggu. Itu biasanya akan lebih mudah diingat dan Anda patuhi dibanding kalau bentuk budget itu dalam bentuk uang. Bagaimana? Mudah-mudahan, setelah ini Anda bisa lebih bijak dalam mengatur kocek untuk hiburan tanpa harus mengurangi kenikmatan dari hiburan itu sendiri. Bukan begitu? Salam. [Olahraga [dot] com - Berita Olahraga, Sepakbola, Livescore, Top Scorer, Bursa Olahraga, Klasemen Klub Dunia] Jakarta - PSSI sekali lagi mendapat serangan di dunia maya. Terakhir, profil kompetisi bikinan PSSI, Indonesia Super League (ISL), di situs ensiklopedia Wikipedia diusili. Saat ditengok detik pada Selasa (1/2/2011) pukul 18.00 WIB, dalam profilnya di Wikipedia, kepanjangan ISL atau Liga Super Indonesia (LSI) dipelesetkan menjadi Liga Suap Indonesia. "LSI dikuti 18 tim (ada beberapa tim dengan kepengurusan di bawah orang-orang PSSI untuk menyukseskan kepemimpinan mereka," sebut laman LSI yang telah diusili tersebut di paragraf pembuka. Hal menarik berikutnya ada di paragraf kedua. Di situ disebut LSI merupakan sapi perah bagi Nurdin Halid cs. Ditulis pula ada politisasi sepakbola oleh kelompok tertentu. "Apakah FIFA buta dengan keberadaan PSSI yang dipimpin oleh koruptor dan mantan napi ini?" demikian bunyi sebuah kalimat di paragraf tersebut. Dari pengamatan detik pada pukul 18.15 WIB, bagian ini telah coba direvisi. Di bagian selanjutnya, tepatnya di bagian peserta LSI, keterangan untuk Arema Indonesia juga diubah. Arema disebut milik kelompok tertentu. Ada pula cacian untuk suporter Arema, Aremania, meski hal ini sudah dihapus beberapa menit kemudian. Di bagian statistik, gelar suporter terbaik tahun 2009/2010 yang didapat Aremania juga dipelesetkan. Penghargaan panpel terbaik di tahun tersebut juga diutak-atik. Serangan di Wikipedia ini merupakan serangan kesekian untuk PSSI dan Nurdin Halid di dunia maya. Sebelumnya, sempat muncul gerakan untuk menurunkan Nurdin di jejaring sosial Facebook. Sementara di YouTube, beredar lagu "Nurdin Turun" dan video Adolf Hitler memarahi Nurdin.